Dalam Diam... Dalam Sepi... Ku Pendam... Rasa
Ini...
Binti Isro’in
Aku...
Mengagumi
sosokmu dalam diamku
Merindu
senyumanmu dalam sepiku
Senyum itu
enggan meninggalkan malamku
Hangatkan
raga dikala dingin menyapa naluriku
Sejak kali
pertama kita berjumpa
Kudapati
senyum lembut dari bibir yang merona
Sulit hati
untuk lupa
Setaip dentuman jantung karena kau sapa
Tidakkah kau
tahu
Ku cermati
dirimu dari jarak jauh?
Tidakkah kau
merasa
Ku kepo
segala hal tentangmu dalam diamku?
Tidakkah kau
tahu
Hanya
melihat punggungmu jantungku berdegup kencang?
Namun....
Dari hati
yang terdalam
Aku ragu
jika kau tahu akan itu
Cukuplah aku
Sebagai pemujamu dalam diamku
Pengagummu dalam sepiku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar